Penjelasan Lvm dan Raid



Pada Sabtu 3 maret ada yang spesial, apa yang membuat spesial? Yang membuat spesial salah senior dari BLC Telkom Klaten yaitu Mas Aji Kamaludin sharing kepada kami para siswa/siswi PRAKERIN. Apa yang di-sharing-kan Mas Aji? Mas Aji sharing tentang metode partisi dalam Linux OS, yaitu LVM dan RAID. Apa sih itu LVM dan RAID? Dan apa perbedaannya?
Apa itu LVM?
LVM kepanjangannya adalah Logical Volume Manager. LVM merupakan manajemen hardisk yang bisa mengatur partisi dari satu atau beberapa buah hardisk menjadi partisi baru yang mudah diresize.

Apa itu RAID?
RAID kepanjangannya adalah Redundant Array of Independent Disks merujuk kepada sebuah teknologi di dalam penyimpanan data komputer yang digunakan untuk mengimplementasikan fitur toleransi kesalahan pada media penyimpanan komputer (utamanya adalah hard disk) dengan menggunakan cara nredundansi (penumpukan) data, baik itu dengan menggunakan perangkat lunak, maupun unit perangkat keras RAID terpisah. RAID ada 8 jenis, yaitu RAID 0, RAID 1, RAID 2, RAID 3, RAID 4, RAID 5, RAID 6, RAID 10.

Apa perbedaan LVM dan RAID?
> LVM : LVM untuk membuat partisi yang lebih fleksibel dan dapat di resize dengan mudah jika terjadi kerusakan pada partisi harddisk.
> RAID : RAID menggabungkan beberapa harddisk fisik ke dalam sebuah unit logis penyimpanan, dan kelamahan dari RAID adalah tidak dapat resize dengan kapasitas banyak tidak seperti LVM yang dapat di tarik ulur.

Itu mungkin sebagian yang dapat saya tangkap dari sharing yang disampaikan oleh Mas Aji. Dan pada saat sharing, Mas Aji juga mempraktikkan cara kerja LVM dan RAID dengan metode virtualisasi dengan menggunakan Virtualbox dan menggunakan OS Ubuntu Server.
Cukup sekian yang saya sampaikan, kurang lebihnya saya mohon maaf, wassalam.

Post a Comment

Previous Post Next Post