Cara Instal Debian 8 Server

Hay kawan ku semua kali ini saya akan ngasih tutorial cara instal Debian 8 Server.
A. Pengertian

Debian server adalah distribusi dari debian untuk server, yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi yang bebas. Debian juga memiliki tools atau perkakas beroperasi GNU dan kernel dan berpengaruh dengan akses ke repositori dengan ribuan paket software yang bisa langsung di install dan digunakan.
B. Latar Belakang

Server sangat di butuhkan untuk melayani para client nya makan dari itu kita butuh server dan kita juga harus tau cara instal servernya bagaimana, di tutorial ini saya akan membahas cara instal debian 8 server.
C. Maksud Dan Tujuan
Agar paham dan tahu cara instal Debian 8 Server
D. Pembahasan 
Nah sekarang kita di bagian pembahasan dan saatnya kalian perhatikan dan pahami.
  • Jika sudah masuk mode instalasi, disini pilih Install lalu Enter.


  • Disini untuk Language, saya memilih English biar jelas pas konfigurasinya nanti lalu tekan Enter.


  •  Untuk Continent or region, sesuaikan dari benua mana anda jika saya dari benua Asia jadi saya memilih asia lalu tekan Enter.


  • Country sesuaikan juga dimana anda dan lokasi server anda berada, saya pilih indonesia lalu tekan Enter.

  • Selanjutnya muncul pilihan seperti dibawah gambar yaitu pilih locales pilih United
    States - en_US.UTF-8 lalu tekan Enter.


  • Muncul pilihan keymap to use pilih American English lalu tekan Enter.




  • Lalu tunggu sekilas hingga masuk pengisian IP Address.



  • Jika sudah, masukkan ip address saja atau dengan prefix nya contohnya seperti dibawah lalu Enter.




  • Jika sudah masuk pada pengisian netmask, disini saya menggunakan prefix 24, lalu tekan Enter.



  • Lalu disini anda akan diminta mengisikan name address masukkan ip gateway jaringan anda atau dengan ip google 8.8.8.8 .

  • Selanjutnya anda akan di diminta memasukkan hostname anda bisa mengisikan sesuka anda, hostname ini digunakan untuk menamai nama komputer atau host.


    • Lalu pada tab selanjutnya kita akan diminta memasukkan domain name, terserah anda menggunakan domain dengan tipe apa.


    • Selanjutnya akan diminta memasukkan root password untuk debian server kita, jika sudah memasukkan root passwordnya tekan Enter.

    • Re-enter password masukkan ulang root password yang anda isikan tadi lalu tekan Enter.

    • Selanjutnya untuk fullname server sesuaikan milik anda saja jika sudah tekan Enter.


    • Username juga saya samakan dengan fullname agar tidak membingungkan.



    • Disini isikan root password anda tadi lalu tekan Enter.




    • Lalu tunggu sebentar untuk menyesuaikan jam dan waktu.



    • Sesuaikan time zone city sesuai di bagian kota mana anda.




    • Selanjutnya pemilihan partisi, jika anda disini menggunakan satu harddisk pilih bagian pertama dan jika menggunaan lebih dari satu pilih bagian kedua, disini saya menggunakan proxmox lalu saya bagi partisi saya menjadi empat bagian jadi saya memilih bagian kedua.







    Jika sudah tekan Enter saja.

    • Kemudian tekan enter pada All files in one partition .


    • Pada pilihan configuer LVM pilih "yes"  saja lalu tekan Enter.



    • Disini anda bisa mengecek bagian mana anda salah konfigur, jika tidak ada yang salah pilih Finish lalu Enter.



    • Lalu muncul write the change to the disk pilih "yes" saja lalu Enter.



    • Disini pilih "No" saja karena bukan apa-apa lau Enter.



    • Jika muncul Mirror seperti di bawah itu terserah anda, itu adalah pemilihan repository online mungkin membutuhkan data internet yang cukup tinggi atau bisa menggunakan repo kartolo jika iya pilih "yes", dan disini saya melilih " No " lalu tekan Enter.



    • Tunggu sebentar untuk configure apt.



    • Mungkin fungsinya untuk menambahkan paket aplikasi tambahan yang bakal kita download kedepannya saat setelah instalasi, itu terserah anda pilih "Yes" atau "No" lalu tekan Enter.



    • Tekan spasi untuk pemilihan software selection, perlu di ingat disini kita menginstall debian server bukan debian dekstop jadi jangan pilih pada debian dekstop. Saya memilih yang saya butuhkan pada debian server saya kedepannya. 

    • Tunggu sebentar pada konfigure software yang anda pilih tadi.




    • Pilihan selanjutnya yaitu pilih "yes" gunanya untuk membuat GRUB Loader lalu tekan Enter.



    • Fungsinya menyimpan konfigure atau letak dimana kita menyimpan konfigure Grub Loader pilih secara default atau pilih manually itu terserah anda, disini saya memilih yang sudah default saja lalu tekan Enter.



    • Finish Instalation pilih continue lalu enter, otomatis debian anda merestart dan langsung masuk Grub Loader.




    Sekian dulu ya dari artikel saya mungkin akan update lagi semoga bermanfaat jika ada kesalahan saya mohon maaf.

    Post a Comment

    Previous Post Next Post