Perbedaan Telnet Dan SSH

Perbedaan Telnet dan SSH

Perbedaan Telnet Dan SSH
Foto Perbedaan Telnet Dan SSH
Assalamualaikum Wr Wb. 
Kali ini saya akan berbagi artikel mengenai Perbebedaan Telnet dan SSH, Kalian tahu kah atau sering dengan dengan istilah Telnet dan SSH, kata itu tidak asing lagi untuk para networker, oke langsung aja yha guys. 
A. Pengertian 
Remote login adalah sebuah layanan yang mengacu pada program protokol yang menyediakan fungsi yang memungkinkan seorang pengguna internet untuk mengakses ke sebuah terminal atau sering bisa di sebut remote host. 
B. Latar Belakang 
Terdengar kata yang tidak asing lagi yaitu telnet dan SSH , jadi inginkan saya membuat artikel ini agar yang belum tahu jadi tahu apa itu perbedaan Telnet dan SSH. 
C. Maksud Dan Tujuan 
Agar mengerti dan paham perbedaan Telnet dan SSH, 
D. Pembahasan 
Telnet (Telecommunication network) adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan pada Internet atau Local Area Network untuk menyediakan fasilitas komunikasi berbasis teks interaksi dua arah yang menggunakan koneksi virtual terminal. TELNET dikembangkan pada 1969 dan distandarisasi sebagai IETF STD 8, salah satu standar Internet pertama. TELNET memiliki beberapa keterbatasan yang dianggap sebagai risiko keamanan. Telnet merupakan sebuah aplikasi untuk mengakses / meremote sebuah mesin, standar port telnet adalah 23. Otentikasi ke mesin server, kemudian kita akan mendapatkan shell mesin yang dituju dan dapat menjalankan perintah seperti halnya berada di depan mesin tersebut. Telnet memiliki kelemahan yang bisa dikatakan cukup besar, yakni mentransmisikan data dengan modus clear teks. Cukup mudah sekali untuk menangkap paket-paket yang ditransmisikan telnet, dan tidak perlu didekrip. 

SSH (secure shell) sama halnya dengan telnet, digunakan untuk memasuki mesin jaringan, namun SSH mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya adalah dapat digunakan untuk mengkopi file secara terenkrip. Hal tersebut merupakan kelebihan dari ssh, sebelum paket ditransmisikan maka paket akan dienkrip terlebih dahulu. Proses itupun dilakukan oleh kedua pihak, klien dan server. Pada gambar tersebut dapat dilihat SSH memberikan alternatif yang secure terhadap remote session tradisional dan file transfer protocol seperti telnet dan relogin. 

Protokol SSH mendukung otentikasi terhadap remote host, yang dengan demikian meminimalkan ancaman pemalsuan identitas client lewat IP address spoofing maupun manipulasi DNS. Aplikasi seperti Telnet tidak menggunakan enkripsi sedangkan SSH dilengkapi dengan enkripsi. Oleh sebab itu SSH dapat memberi keamanan yang lebih daripada Telnet atau rlogin. Banyak orang menggunakan Telnet sebagai aplikasi jaringan mereka. Sebenarnya hal tersebut kurang begitu aman sebab dalam proses mengirim atau menerima data memungkinkan sesion kita terlihat dalam bentuk text. Sehingga orang yang jahil yang masuk ke network kita dapat mengetahui username, password, atau perintah-perintah yang kita baca. 

Sekian Artikel dari saya semoga bermanfaat , jika ada kesalahan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. 
Wassalamualaikum Wr Wb

Post a Comment

Previous Post Next Post